Ad Code

Pemasangan Iklan Hubungi Redaksi

Haflatul Imtihan dan Santunan Yatim Yayasan Al Jazuli Plalangan Berlangsung Khidmat, Hadroh Jami’atul Darus Salam Memukau Jamaah

JEMBER, cyberSBI – Nuansa religius, kebersamaan, dan kepedulian sosial mewarnai kegiatan Pengajian Umum sekaligus puncak Haflatul Imtihan yang dirangkai dengan Santunan Anak Yatim-Piatu di Yayasan Al Jazuli, Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keakraban dengan dihadiri masyarakat setempat. Momentum tersebut menjadi ungkapan syukur atas terselenggaranya rangkaian pendidikan di Yayasan Al Jazuli sekaligus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara pengurus yayasan, pendidik, santri, orang tua, dan masyarakat.

Suasana semakin semarak dengan penampilan Hadroh Jami’atul Darus Salam yang secara khusus hadir dari kawasan Sumber Jeruk Kidul. Grup hadroh yang dipimpin Ike Kurniawati selaku Ketua Hadroh Jami’atul Darus Salam tersebut berhasil memukau para jamaah melalui lantunan selawat yang syahdu, dipadukan dengan tabuhan rebana yang harmonis.

Di bawah kepemimpinan Ike Kurniawati, para personel Hadroh Jami’atul Darus Salam tampil kompak dan penuh penghayatan. Lantunan selawat yang menggema di tengah jamaah menciptakan suasana spiritual yang mendalam sekaligus menambah kemeriahan rangkaian acara.

Penampilan tersebut mendapat perhatian positif dari para jamaah. Suasana semakin terasa hangat ketika lantunan selawat mengiringi jalannya kegiatan, menjadikan seni religi bukan sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari syiar dan sarana mempererat kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai keagamaan.

Semangat kebersamaan juga terlihat dari kekompakan jamaah perempuan yang hadir. Sejumlah ibu-ibu tampil anggun dan serasi mengenakan busana bernuansa merah marun dengan hijab keemasan. Kebersamaan tersebut turut diabadikan melalui sesi foto bersama dengan latar belakang spanduk kegiatan Yayasan Al Jazuli.

Sementara itu, santunan kepada anak yatim-piatu menjadi salah satu bagian yang memiliki makna penting dalam kegiatan tersebut. Pemberian santunan menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus bentuk perhatian masyarakat terhadap anak-anak yang membutuhkan kasih sayang, dukungan, dan kepedulian bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Gunawan, Kabiro Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI) Jember, turut melakukan wawancara dengan sejumlah pihak yang hadir dalam kegiatan. Wawancara dilakukan untuk menggali informasi lebih jauh mengenai pelaksanaan Haflatul Imtihan, makna santunan anak yatim-piatu, serta harapan terhadap keberlangsungan pendidikan keagamaan di Yayasan Al Jazuli.

Gunawan juga menyoroti pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan, orang tua, tokoh masyarakat, dan lingkungan sekitar dalam mendukung perkembangan generasi muda. Kegiatan seperti Haflatul Imtihan dinilai memiliki nilai positif karena tidak hanya menjadi momentum apresiasi terhadap proses pendidikan santri, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan kepedulian sosial masyarakat.

Haflatul Imtihan menjadi momentum untuk memberikan motivasi kepada para santri agar terus menuntut ilmu, meningkatkan prestasi, serta memperkuat akhlak dan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih dari sekadar seremoni tahunan, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan keagamaan dapat berjalan beriringan dengan dakwah, silaturahmi, seni religi, dan kepedulian sosial. Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak generasi muda.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, Yayasan Al Jazuli diharapkan mampu mempertahankan tradisi positif tersebut dan semakin memperkuat kontribusinya dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, religius, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Haflatul Imtihan Yayasan Al Jazuli akhirnya bukan hanya menjadi penanda berakhirnya sebuah rangkaian pendidikan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa ilmu, akhlak, persaudaraan, seni religi, dan kepedulian sosial merupakan fondasi penting dalam membangun generasi masa depan.